Tampilkan postingan dengan label berita duka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita duka. Tampilkan semua postingan

31 Januari 2012

Telah berpulang : Ibu Hj Oemiyati Soenaryo

Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un

Telah berpulang ke Rahmatullah, Eyang, Ibu, Bude, Tante kita tercinta, Ibu Hj. Oemiyati Soenaryo, pada hari Kamis 19 Januari 2012 yang lalu. Kami seluruh Keluarga Besar Reksoprodjo merasa sangat kehilangan, dan mendoakan agar Almarhumah mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, dan diterima amal ibadahnya. Amin YRA.

Almarhumah Ibu Oemiyati dilahirkan pada tanggal 30 Juli 1927 di Kutoarjo, sebagai anak keempat dari Eyang Sukirdjo Reksoprodjo. Beliau tamat Sekolah Asisten Apoteker bulan September 1945. Namun, karena tekadnya ingin sekolah di Fakultas Kedokteran, beliau ikut "kelas sore" untuk mengejar ijazah SMA, sambil bekerja di apotik. Akhirnya, beliau berhasil masuk sebagai mahasiswa kedokteran di Universitas Gajah Mada pada tahun 1950. Walau akhirnya tidak dapat menamatkan kuliahnya karena menikah dan harus pindah kota, mengikuti suami, Almarhumah tidak pernah duduk berpangku tangan. Beliau adalah seorang yang sangat produktif. Seluruh hidupnya dipenuhi dengan kegiatan dan usaha yang tidak ada hentinya... dan yang keseluruhannya diperuntukkannya untuk anak-anak, keluarga, agama dan masyarakat.

Sebuah buku biografi yang ditulisnya bersama dengan Bapak Soenaryo, merupakan buku yang sangat mencerminkan pribadinya. Sederhana, ulet, memberi tauladan, dan selalu bersyukur.
Banyak cerita-cerita yang memberikan gambaran tentang masa kecil beliau, dan tentu saja masa kecil orang-tua saya... cuplikan percakapan antara Almarhumah dan kakak-adiknya sewaktu sekolah, yang sangat 'hidup' dan menyegarkan... sisipan nasehat, hikmah mapun pelajaran hidup, yang sangat bermanfaat bagi pembacanya.  
Saya pribadi, sangat menikmati membaca bukunya... (dan sering saya baca berulang kali)

Selamat jalan, Tante Oem... Doa kami selalu untuk Tante....

01 Maret 2011

In Memoriam : Eyang Prabowo


Pada tanggal 16 Februari 2011, kita kembali kehilangan seorang yang  kita cintai, yang selama hidupnya selalu penuh keceriaan, dan dekat dengan semua sanak keluarga, sampai cucu wayah. Beliau adalah Eyang drg. H. Prabowo.




Almarhum wafat di Makasar, dan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Tonjong, Parung.
Kami seluruh keluarga besar Reksoprodjo, merasa sangat kehilangan kedua tokoh panutan keluarga, yang selama ini selalu mengayomi keluarga, memelihara tali silaturakhmi di antara kita semua, dan tak hentinya memberikan dukungan dan semangat kekeluargaan yang berkesinambungan.
Robighfirlii waliwaalidayya warhamhuma kamaa robbayaani shoghiiroo, Amin YRA.

01 Desember 2010

In Memoriam : Eyang Setiadi

Bulan Juli 2010, kita telah kehilangan Eyang yang sangat kita cintai, seorang panutan keluarga yang sangat kita hormati, seorang yang selalu menjadi inspirator bagi keluarga besar Reksoprodjo. Beliau adalah Eyang H. Ir Setiadi Reksoprodjo.

Beliau wafat pada tanggal 28 Juli 2010, dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta Selatan.
Almarhum Eyang Setiadi telah mewariskan semangat juang yang tidak lekang di makan usia. Sebagai seorang mantan pejabat tinggi Negara, almarhum memberikan  teladan hidup bersahaja dalam kesederhanaan dan menjunjung tinggi martabat diri.
Semoga kita semua dapat meneladani kebaikan almarhum, dan amal baiknya menjadi jembatan menuju surgaNya.
Amin YRA

07 April 2009

SOSOK KEPALA SUKU : Terima kasih, Mas Anto…!

Kardiono Kustianto adalah nama lengkapnya. Beliau adalah KEPALA SUKU para sepupu dari Keluarga Besar Reksoprodjo generasi ke-2. Kami selalu memanggilnya dengan Mas Anto, bahkan terdengar lebih akrab lagi dengan “Mas Ento”.

Bagi saya pribadi, Almarhum Mas Anto adalah sosok tauladan yang selalu memberikan inspirasi tak henti. Rasanya sejak saya kecil, Almarhum selalu menjadi kiblat bagi saya agar mampu memacu diri, pantang menyerah dan mau berkorban bagi orang lain.

Samar-samar saya masih ingat waktu masih duduk di SMP, Almarhum bersekolah di SMP12. Sering mampir ke Jalan Suren, dan memberikan pelajaran tambahan bagi kami adik-adiknya. Selain itu, beliau juga memberikan les privat pada beberapa murid lainnya. Sikapnya tegas, air mukanya teduh, tutur katanya menyejukkan… gigih, tekun dan pantang menyerah…

Terima kasih, Mas Anto.. Semangat kekeluargaan yang Mas tanamkan pada saya begitu membekas !!

DOA KAMI UNTUK BAPAK MOHAMAD SUDJIMAN

Bapak Mohamad Sudjiman, lahir di Kutoarjo pada tanggal 2 Mei 1923. Beliau menikah dengan Ibu Panuti Hadimurti pada tanggal 6 Agustus 1956.
Dalam usianya yang mendekati 86 tahun, pada tanggal 31 Januari 2009 yang lalu, sekitar pukul 7.15 pagi, beliau telah meninggalkan kita semua dengan tenang. Kami bertiga yang sangat kehilangan :
  • Amitia Kirana Spinks
  • Isti Nugrahani Saptiono
  • Asianti Gayatri Sukendar

Banyak yang kami petik darimu..
Kemandirian, kesederhanaan, kebersahajaan, kejujuran, ketulusan, kesabaran, ketegasan, kepedulian, ketekunan, keikhlasan, keimanan beribadah..
Kami selalu merindukanmu….
Kami selalu mencintaimu….
Hanya do’a yang dapat kami berikan di setiap sujud kami
Ya Allah sayangilah beliau…
Seperti beliau menyayangi kami…
Ampunilah dosanya, limpahkan rakhmat kepadanya...
Lapangkanlah kuburnya, dan muliakanlah tempat tinggalnya... bersama Mu