Tampilkan postingan dengan label kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kegiatan. Tampilkan semua postingan

01 November 2011

Kegiatan selama 2009 -2011

Setelah pertemuan di Sentul bulan Januari 2009, yang membentuk kepengurusan untuk meneruskan kegiatan Yayasan  Bakti Warga  Reksa, juga memelihara tali silaturakhmi di antara kita semua, pengurus sebenarnya tidak pernah secara rutin melakukan pertemuan.
Hal ini terutama disebabkan oleh kesibukan rata-rata anggota kita. Namun, selama 2 tahun ini, walau tanpa pertemuan yang rutin dan terencana, dengan segala keterbatasan kita semua, syukur alhamdulillah banyak kegiatan dapat terlaksana.

Di antaranya :
•    Kumpul Keluarga di Bogor : Juli 2009
•    Halal Bi-Halal di Kebon Nanas : Oktober 2009
•    Kumpul Sepupu di Restoran Merah Delima : Februari 2010
•    Ulang tahun Tnt Moer : Juni 2010
•    Sunatan Masal : Juni 2010
•    Buka Bersama di Cipete : September 2010
•    Halal Bi-Halal di Cipete : Oktober 2010
•    Seminar Low Back Pain di Kebon Nanas : Desember 2010
•    Temu Kelg Reksoprodjo-Djogodiwirjo : Juni 2011
•    Piknik Keluarga di Gunung Bunder : July 2011
•    Buka Bersama di Pejaten : Agustus 2011
•    Buka Bersama di Cipete : Agustus 2011
•    Halal Bi-Halal di Bintaro : Oktober 2011
Terima kasih banyak atas semua partisipasi, kontribusi dan usaha yang maksimal dari seluruh anggota keluarga besar Reksoprodjo, dalam upaya memelihara tali silaturakhmi di antara kita. Semoga kita terus dapat melakukan banyak kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat di sekitar kita.

24 Juli 2011

Piknik di Gunung Bunder



Akhirnya, piknik keluarga besar Reksoprodjo terlaksana juga.... setelah dibicarakan, dipertimbangkan, direnungkan, diterawang.....
Tim Survey lebih dulu melakukan penyelidikan TKP, agar semua yang akan hadir dapat nyaman dan aman sampai ke tempat tujuan.
Sebenarnya lokasi Gunung Bunder ini tidak terlalu jauh, tapi jalan menuju ke sana cukup padat lalu-lintas, sehingga cukup memakan waktu. Arahnya menuju ke Leuwiliang, dan belok ke kiri menuju Taman Wisata Gunung Salak.
Kalau sudah sampai di lokasi, terasa memang daerahnya masih asri, sejuk, berpegunungan dan kiri-kanan kulihat saja...banyak pohon cemara....

Senang rasanya bisa berkumpul di lokasi yang begitu indah.
Tante Moer, Tante Tat, Tante Bien dan Om Bambang hadir bersama anak-cucu. Sayang Tante Oem dan Om Naryo tidak jadi datang, karena kondisi kesehatan Tante Oem. Tapi keluarga Mas Ari mewakili, komplit dengan Arby dan Irvan.

Makan malam hari itu dibuka dengan doa bersama, dipimpin oleh Ustadz Yoso dan Ustadz Iwan Hardi (honor dibagi berdua, katanya....). Karena konfirmasi kedatangan rada simpang-siur, seksi konsumsi cukup ketar-ketir dengan jumlah makanan yang dipesan. Maka, jadilah telurnya buru-buru dibelah dua, ayam goreng dipotong kecil-kecil, supaya semua kebagian. Tapi nggak ngaruh tuh... pada ngambilnya 2-3 potong seorang, yaaaahhhh......

Malamnya diisi dengan api unggun, bakar jagung, dan paduan suara.
Wah... untung ada Arby dan Irvan yang terus mengiringi penyanyi-penyanyi 3 jaman dengan petikan dan genjrengan gitarnya. Mulai dari lagu jaman Belanda, jaman Jepang, Koes Plus, Bimbo, sampai Peter Pan.....  Pokoknya semua  mau nyanyi, nggak peduli suara 1, suara 2 atau suara 4,5. Nyanyinya juga suka-suka sendiri irama dan matnya. Arby dan Irvan sampai kebingungan cari kuncinya. Nggak ada yang cocok kayanya di gitar mereka. Mesti bikin gitar khusus untuk Reksoprodjoan. Terima kasih banyak yaaa....Arby dan Irvan, yang sudah dengan sabarnya mengiringi kami sampai larut malam.....

Acara pagi dimulai dengan jalan-jalan ke air terjun....  udara segar mengiringi langkah-langkah kecil para Rekso junior menuruni anak tangga menuju ke air terjun.
Ternyata ada pungutan untuk masuk ke areal air terjun. Sementara, tidak ada yang bawa dompet.... rombongan pertama bilang : “Yang bayar di belakang, yaaa....” Rombongan kedua, bilang : “Wah...gak bawa uang. Gimana kalau gesek ajaaa....?” Rombongan ketiga bilang : “Kami penunggu areal curug ini, kok....” Hihihi....alhasil, nggak ada yang bayar, kannnn...???

Setelah jalan-jalan, yang kecil-kecil berenang, main sepak bola, dan main JENGA.... sementara, yang senior-senior, seperti biasa.... rapat !!! (huahahaaa.....)

Acara ditutup dengan makan siang bersama, dan photo bareng.....

Kapan-kapan piknik lagi, yuukkkk!!!!

18 Desember 2010

SEMINAR : LOW BACK PAIN


Pada pertengahan bulan Desember 2010, Keluarga Besar Reksoprodjo mengadakan acara temu keluarga di kediaman Bapak dan Ibu Azwien Jenie (Bang Ade dan Bu Andi), di Kebon Nanas.

Ada yang berbeda dari pertemuan kali ini.... yaitu temanya : Menjaga diri dari Derita Sakit Pinggang.
Tema ini sangat relevan dengan keluarga the REXOS. Mengapa? Karena banyak sekali anggota keluarga kita yang memiliki keluhan di "bidang" ini. Apakah ini penyakit keturunan ?

Ternyata, menurut dr Dohar L.Tobing, yang diundang khusus untuk acara ini, sakit pinggang bukan penyakit keturunan, dan juga penyakit yang berasal dari luar, virus, dsb. Jadi, dari mana asal penyakit ini?


Hmmm.... faktanya adalah bahwa penyakit ini berasal dari kebiasaan yang diturunkan.... Kebiasaan duduk leyeh-leyeh dengan posisi pewe.... hehehehe....


Jadi, untuk menghentikan siklus penyakit yang katanya "turun-menurun", maka yang harus dilakukan adalah : mulai mengubah posisi duduk, posisi berdiri, dan posisi mengangkat barang berat.



Kalau cara kita duduk di depan TV di sofa empuk dengan sembarangan, ya pastilah anak-anak kita juga mencontoh.... ternyata memang tidak mudah mengubah cara yang sudah kadung UENAK !!!




27 Juni 2010

Sunatan Masal : Tanah Merah – Jakarta Utara

Tanggal 27 Juni 2010, bekerja sama dengan ISCO Foundation dan Tim Bantuan Medis FKUI, Keluarga Besar Reksoprodjo mengadakan acara bakti sosial berupa Sunatan Masal di kawasan Tanah Merah, Plumpang, Jakarta Utara.
Keluarga yang mendaftarkan putranya untuk acara sunatan ini berasal dari keluarga dalam dampingan ISCO Foundation, sebuah yayasan yang bergerak dalam kegiatan pencegahan anak jalanan. Kebanyakan orangtuanya bekerja sebagai pemulung, kuli pelabuhan, pedangang asongan atau penadah minyak dari truk-truk pengangkut Pool Pertamina di sekitar daerah itu.
Kita beruntung mendapat bantuan dari Kel Bpk H. Untung, seorang penduduk keturunan Cina, yang sudah menjadi mualaf, dan memiliki mushola di daerah itu. Beliau dengan senang hati meminjamkan musholanya untuk dipakai acara sunatan masal kita. Beliau bahkan membantu juga dalam urusan keamanan dan logistik untuk kelancaran acara.
Acara berlangsung cukup lancar, mulai pukul 08.30 sampai pukul 14.00. Secara keseluruhan ada 70 anak yang ikut dalam acara ini.
Terima kasih banyak kepada semua yang sudah membantu kelancaran acara bakti sosial ini, baik moril, material maupun tenaga. 

Mudah-mudahan kita akan terus dapat melakukan kegiatan-kegiatan serupa, yang tentu saja sangat membantu masyarakat yang memerlukan.